Showing posts with label COVID19 2020. Show all posts
Showing posts with label COVID19 2020. Show all posts

Tuesday, February 23, 2021

Setahun Covid dan Clubhouse

Akhirnya saya merasakan cuti dan pulang ke rumah setelah 1 tahun. #thankscovid19 yang sudah membuat banyak perubahan kehidupan di bumi ini. Bagi saya sendiri, perubahan itu adalah saya jadi lebih sering mandi, bersih-bersih dan masak. Hehehe.



Virus yang belum ada obatnya yang katanya diperbesar oleh media. Satu tahun belakangan kita sudah terbiasa dengan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. 

Walaupun sudah setahun, kita belum bisa beradaptasi dengan COVID-19 karena takut tertular atau menularkan orang. Tapi, saya melihat di masyarakat kita COVID-19 ini seperti tidak ada atau tidak nyata. Tetap berkegiatan, berkumpul, tidak menggunakan masker dan tidak mengikuti protokol kesehatan.

Yeap.

Sebagian dari kita mungkin belum menemukan formula yang ampuh untuk beradaptasi dengan virus ini. Tapi apa pun itu, semoga kita terus menjaga kesehatan diri kita masing-masing.

By the way...

Beberapa hari lalu, Clubhouse adalah kata yang menjadi trending di twitter dan sedang diperbincangkan banyak orang. 

Sebuah aplikasi yang saat ini cuma ada di iOS ini digunakan sebagau ajang diskusi ngobrolin apa aja secara virtual. Ada yang sebagai pembicara, moderator dan pemateri. Ya seperti kita ikutan zoom, tapi gak pake video, hanya suara.

Banyak artis, influencer, musisi, orang-orang terkenal (memang yang pertama kali populer karena Elon Musk) sampe anak sekolahan pake Clubhouse ini. Tidak seperti platform media sosial lainnya, Clubhouse ini seperti podcast, tetapi kamu masih bisa bertanya langsung, dan berkontribusi dalam obrolan tersebut. Platform ini tidak ada chat, Clubhouse hanya fokus pada obrolan. 

Seperti sedang mendengarkan TED Talks atau semacamnya tanpa iklan, tanpa embel-embel marketing lainnya. Mungkin nanti ketika akan ada di android, akan ada iklannya, mungkin saat ini.

Namun, Clubhouse ada bahayanya untuk para PR, karena banyak pimpinan perusahaan terlibat sebagai pembicara di platform tersebut. Bisa saja saat obrolan ngadol-ngidul mereka bisa mengeluarkan terkait apa yang seharusnya tidak mereka bicarakan kepada publik terkait perusahaan.

Ini merupakan tantangan PR saat ini. Banyak pemimpin perusahaan menjadi narasumber berbagai event atau bahkan ig story yang mungkin secara tiba-tiba. Memang, di zaman digital ini semakin membuat kita berhati-hati dalam mengeluarkan kata-kata.

Apa PR harus punya Iphone?

Share: